Dari Mata Turun ke Hati

Ibnu ‘Athiyyah rahimahullah berkata :
“Pandangan adalah pintu yang paling besar menuju hati, paling banyaknya jalan indra adalah dari pandangan. Dan senang memandang adalah sebab sering terjatuh dari kedudukannya, sehingga wajib meninggalkannya.” [1]

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata :
“Sesungguhnya pandangan itu melahirkan kecintaan, maka dimulai dari keterkaitan hati dengan yang dipandang. Kemudian menjadi kuat sehingga akhirnya menjadi cinta, yang menyebabkan hati senantiasa mengingatnya dan tidak mau melepaskan. Kemudian menjadi kuat sehingga sangat cinta, cinta yang berlebih-lebihan kemudian menguat dan menjadi mabuk cinta, yaitu cinta dari lubuk hati yang paling dalam. Kemudian bertambah kuat dan akhirnya menjadi budak, yaitu hamba sahaya sehingga hati menjadi budaknya orang yang tidak pantas menjadi tuannya dan ini semua adalah kejahatan pandangan. Dan ketika itu hati menjadi tawanan setelah sebelumnya sebagai raja, dan menjadi terpenjara setelah sebelumnya bebas dari pandangan, dan dia mengeluhkan pandangannya, sedangkan pandangan mengatakan, “Saya adalah penuntunmu dan utusanmu, engkau telah mengutusku.” Maka diuji dengan kebutaan, sehingga tidaklah melihat kebenaran sebagai kebenaran, tidak pula bisa melihat kebathilan sebagai kebathilan, dan ini adalah perkara yang dirasakan oleh jiwa masing-masing orang.

Karena hati seperti cermin dan nafsu seperti kotoran. Cermin akan menggambarkan hakikat gambar sebagaimana mestinya, tetapi apabila cermin itu kotor maka tidak akan menggambarkan sebagaimana mestinya.”  [2]

Tausiyah oleh Ustadz Muhammad bin ‘Umar hafizhahullah tentang “Faidah Menundukkan Pandangan” :

Download

__________________
[1] al Muhararul wajis fi Tafsiril Kitabil ‘Aziz karya Ibnu ‘Athiyyah (11/294).

[2] Ighatsatul Lahafan (1/47-48).

One Comment to “Dari Mata Turun ke Hati”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: