Kecerdasan Al Imam Al Muzanni

Nama beliau adalah Iyas bin Mu’awiyyah bin Qurrah Al Muzanni, lahir pada tahun 46 H di daerah Yamamah Najed. Kemudian beliau berpindah ke Basrah beserta seluruh keluarganya. Di sanalah beliau tumbuh berkembang dan belajar. Beliau sering pergi ke Damaskus ketika masih belia untuk menimba ilmu dari sisa-sisa shahabat yg mulia dan tokoh-tokoh tabi’in yang agung.

Diriwayatkan bahwa ketika kecil, beliau belajar ilmu hisab di sekolah yang diajar oleh seorang Yahudi ahli dzimmah (orang kafir yang hidup berdampingan dengan muslimin). Pada suatu hari, guru tersebut sedang asyik membicarakan agama mereka tanpa menyadari bahwa Iyas sedang turut mendengarkannya.

Guru Yahudi itu berkata kepada teman-teman Iyas :  “Tidakkah kalian heran kepada orang-orang Islam? Mereka berkata bahwa mereka akan makan di surga, namun tidak akan buang air besar?” [1]

Iyas menoleh kepadanya dan berkata, Bolehkah aku ikut campur dalam perbincangan kalian, wahai guru?”

Guru : “Silakan.”

Iyas : “Apakah semua yang dimakan oleh manusia di dunia ini keluar menjadi kotoran?”

Guru : “Tidak.”

Iyas : “Lantas kemana perginya makanan itu?”

Guru : “Tersalurkan (diserap) sebagai makanan jasmani (bagi tubuh).”

Iyas : “Lantas dengan apa kalian akan mengingkari? Jika makanan yang kita makan di dunia saja ada yang diserap dan bermanfaat bagi tubuh, maka tidak mustahil semua yang kita makan di surga akan diserap seluruhnya dan bermanfaat bagi tubuh (tanpa tersisa) sebagai makanan jasmani.”

Merasa kalah argumen, guru itu memberikan isyarat dengan tangannya sambil berkata kepada Iyas : “Semoga Allah mematikanmu sebelum dewasa.”

Tersebarlah berita tentang kecerdasan Iyas, orang-orang berdatangan kepadanya dari berbagai penjuru untuk bertanya tentang ilmu dan agama. Sebagian ingin belajar, sebagian lagi ada yang ingin menguji, dan ada pula yang hendak berdebat kusir.

Di antara mereka ada Duhqan (seperti jabatan lurah di kalangan Persi dahulu) yang datang ke majelisnya dan bertanya,

Duhqan : “Wahai Abu Wa’ilah (kunyah Al Imam Al Muzanni), bagaimana pendapatmu tentang minuman yang memabukkan?”

Iyas : “Haram.”

Duhqan : “Dari sisi mana dikatakan haram, sedangkan ia tak lebih dari buah dan air yang diolah, sedangkan keduanya sama-sama halal?”

Iyas : “Apakah engkau sudah selesai bicara wahai Duhqan, atau kau masih ada yang hendak kau utarakan?”

Duhqan : “Sudah, silakan bicara!”

Iyas : “Seandainya kuambil air dan kusiramkan ke wajahmu, apakah engkau merasa sakit?”

Duhqan : “Tidak.”

Iyas : “Jika kuambil segenggam pasir dan kulempar kepadamu, apakah engkau terasa sakit?”

Duhqan : “Tidak.”

Iyas : “Jika aku mengambil segenggam semen dan kulempar kepadamu, apakah terasa sakit?”

Duhqan : “Tidak.”

Iyas : “Sekarang, jika kuambil pasir, lalu kucampur dengan segenggam semen, lalu aku tuangkan air di atasnya dan kuaduk, lalu kujemur hingga kering, lalu kupukulkan ke kepalamu, apakah engkau merasa sakit?”

Duhqan : “Benar, bahkan bisa membunuhku.”

Iyas : “Begitulah halnya dengan khamr. Di saat kau kumpulkan bagian-bagiannya lalu kau olah menjadi minuman yang memabukkan, maka dia menjadi haram.”

_____________

[1] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Para penduduk surga akan makan dan minum di dalamnya, mereka tidak buang air besar, tidak mengeluarkan ingus, tidak buang air kecil. Makanan mereka akan menjadi sendawa yang baunya seperti bau kasturi, mereka diberi ilham untuk bertasbih dan bertakbir sebagaimana mereka diilhamkan untuk mengeluarkan nafas.” (HR Muslim)

Maroji’ :

  1. Shuwaru min Hayaati At Taabi’iin karya DR. ‘Abdurrahman Ra’fat Basya, edisi Indonesia “Mereka Adalah Para Tabi’in.” [download kitab asli]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: