Koreksi Terhadap Pelafazhan Takbir pada Adzan

Pada pelafazhan adzan terkadang ada yang salah dalam hukum tajwidnya. Mungkin karena lebih enak, biasanya pada lafadz اللهُ أَكْبَرُ yang pertama, dibaca dengan memendekkan huruf ل lam. Yang seharusnya dibaca panjang “Allaahu Akbarullaahu Akbar”, akan tetapi dibaca pendek “Allahu Akbarullaahu Akbar”.

Seharusnya dibaca panjang karena pada lafazh اللهُ , huruf lam-nya ل terdapat harokat fathah tegak ـــــٰـــ , yang cara membacanya adalah dengan memanjangkan 2 harokat.

Contoh pelafazhan اللهُ “Allaah” (pada takbir yang pertama) yang kurang tepat, dibaca pendek “Allahu Akbarullaahu Akbar” :

Contoh pelafazhan اللهُ “Allaah” (pada takbir yang pertama) yang benar, dibaca panjang “Allaahu Akbarullaahu Akbar” :

Dan juga pada kalimat اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ cara membacanya adalah dengan disambung karena masih masuk dalam satu kalimat, sebagaimana dijelaskan oleh ustadzuna. Sehingga membacanya menjadi “Allaahu Akbarullaahu Akbar.”

Semoga bisa kita amalkan, karena adzan yang bagus bukan dilihat dari kebagusan lagunya saja, tapi dilihat dari benarnya cara melafazhkannya baik dari makhrojul hurufnya dan hukum tajwidnya.

Allohu a’lamu bish showab

____________________

Maroji’ :

  1. Tanya Jawab bersama Al Ustadz Syafruddin hafizhahullah. [link download]
  2. Kajian Kitab Qowa’idut Tajwid bersama Al Ustadz Abu Juhaifah hafizhahullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: